Sabtu, 12 Mei 2012

Ada 120 Ribu Kursi pada SNMPTN 2012

Jakarta --- Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012 akan dilaksanakan pada 12-13 Juni 2012. “Ada 120 ribu kursi bagi para calon mahasiswa melalui jalur ujian tulis,” ujar Ketua Panitia SNMPTN 2012 Akhmaloka, saat memberikan keterangan pers, Rabu (9/05), di Gedung Dikti Kemdikbud.
Selain ujian tulis, Panitia SNMPTN telah menjaring 60 ribu orang calon mahasiswa dari jalur undangan. Jalur undangan merupakan jalur untuk menyaring calon mahasiswa dengan kriteria berprestasi akademik maupun mahasiswa dari kalangan ekonomi kurang mampu. “Untuk jalur undangan, rektor punya catatan sendiri tentang sekolah yang mendaftar,” tuturnya.
Pendaftaran SNMPTN 2012 jalur ujian tulis telah dibuka Kamis (10/05) pukul 08.00 WIB. Mekanisme pendaftaran dimulai dengan membayar ke Bank Mandiri atau kantor pos terdekat, sesuai dengan jurusan yang dipilih. Jurusan ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial Rp150 ribu, untuk yang mengambil ilmu pengetahuan campuran keduanya (IPC) Rp175.000, dan untuk ujian keterampilan Rp150.000 per ujian keterampilan. Setelah membayar, pendaftar akan memperoleh pin yang akan dijadikan tanda pendaftaran untuk masuk dalam sistem online www.snmptn.ac.id.

Dirjen Pendis Berharap Seluruh Madrasah Terakreditasi Pada 2013


Jakarta (Pinmas)—Kementerian Agama menargetkan, seluruh madrasah mulai dari madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), dan madrasah aliyah (MA) terakreditasi pada 2013. Saat ini, masih ada 28.000 madrasah (49 persen) belum terakreditasi.
“Baru 51 persen yang sudah terakreditasi,” ujar Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Nur Syam saat melakukan monitoring pelaksanaan ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) di Madarasah Ibtidaiyah Negeri Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Selasa (8/5).
Ditegaskan Nur Syam, soal akreditasi madrasah ini merupakan salah satu indikator yang menjadi fokus perhatiannya berkaitan dengan kualitas lembaga pendidikan. Hal lainnya adalah menyangkut Ujian Nasional dan masalah pelayanan.

Minggu, 29 April 2012


Mendikbud larang mempekerjakan anak di bawah umur

Jumat, 27 April 2012 20:40 WIB | 1151 Views


Bogor (ANTARA News) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh melarang orang tua maupun pihak lain untuk mempekerjakan anak di bawah umur.

"Tidak boleh mempekerjakan anak di bawah umur, baik itu orang tua maupun sipemekerjakan anak di bawah umur harus diberitahu," kata menteri sesaat setelah menghadiri peresmian gedung pendidikan IPB di Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat.

Menanggapi kisah Sarah Amelia murid kelas VI SD di Koja, Jakarta Utara, yang membantu keluarganya bekerja di kafe hingga dini hari tersebut, menurut Menteri hal tersebut tidak boleh terjadi.

PELAJAR YOGYA AKSI GALANG 10.000 BUKU
Minggu, 29 April 2012 15:03 WIB | 1443 View


Yogyakarta (ANTARA News) - Pelajar Kota Yogyakarta akan menggelar aksi mengumpulkan 10.000 buku sebagai salah satu bentuk kegiatan Fertival Pelajar dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei.

"Buku-buku yang nantinya terkumpul akan disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Ketua Panitia Festival Pejar Dari Jogja oleh Pelajar untuk Indonesia, Purwoko Aji hari ini di Yogyakarta.

Menurut dia, kegiatan penggalangan 10.000 buku tersebut akan diberi tajuk "Bendungan Buku" dan kini masih dalam tahap pengumpulan.